Kamis, 16 April 2015

KUE LAPIS TALAS BOGOR



 PENDAHULUAN
Kebutuhan akan pangan semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk. Berbagai jenis pangan diproduksi dengan meningkatkan kuantitas serta kualitasnya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Selain dengan meningkatkan jumlahnya, pemenuhan kebutuhan pangan juga dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan sumber bahan pangan yang beraneka ragam. Hal ini dilakukan sebagai upaya diversifikasi pangan dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal.
Salah satu sumber daya pangan lokal yang dapat dijadikan alternatif usaha diversifikasi pangan adalah umbi talas (Colocasia esculenta). Produksi umbi talas di Bogor mencapai 57.311 ton pada tahun 2008 (Bappeda Bogor, 2008). Umbi-umbian merupakan sumber karbohidrat yang penting sebagai penghasil energi di daerah tropis dan subtrobis (Liu et al., 2006 a).  Umbi talas merupakan bahan pangan yang rendah lemak, bebas gluten dan mudah dicerna.
Salah satu alternatif pemanfaatan tepung talas adalah sebagai bahan baku pembuatan brownies. Brownies merupakan produk bakeri yang termasuk dalam kategori cake (Widarti, 2005). Produk bakeri meliputi roti, cookies dan cake merupakan produk yang banyak dikonsumsi (Bakke dan Vickers, 2007). Brownies termasuk ke dalam cake dengan warna coklat kehitaman dan memiliki rasa khas dominan coklat. Produk ini termasuk sebagai intermediate-moisture foods dengan total kadar air lebih rendah 10-20% dari roti (Cauvain dan Young, 2006).
Penggunaan tepung talas sebagai bahan baku produk brownies dapat dikembangkan sehingga konsumsi tepung terigu dapat dikurangi.  Torres dan Pacheo-Delahaye (2007) di dalam Moreno-Alvarez et al. (2009) telah mengembangkan produk bakeri yang menggunakkan tepung substitusi. Penggunaan tepung non terigu juga  telah dilakukan untuk mengembangkan produk bakeri non gluten (Rakkar, 2007; McCarty et al., 2005). Dibutuhkan modifikasi dalam proses dan formulasi produk pangan yang mensubstitusi tepung terigu dengan bahan lain yang bersifat lokal.
Pemanfaatan tepung talas sebagai bahan baku dalam pembuatan brownies dapat dikombinasikan dengan tepung yang bersumber dari bahan lain sehingga menjadi tepung komposit. Kombinasi tersebut dilakukan untuk melengkapi kandungan gizi dari tepung talas sehingga memberikan nilai tambah untuk bahan tersebut. Kandungan protein dalam talas tergolong rendah, oleh karena itu diperlukan bahan lain yang digunakan untuk menambah kekurangan dari talas. Bahan yang digunakan adalah tepung pisang dan tepung kacang hijau.
Kacang hijau memiliki nilai protein yang tinggi (22,2%) dan kaya akan asam amino lisin sehingga dapat melengkapi kandungan nilai gizinya (Suprapto dan Sutarman, 1982). Protein yang terdapat pada kacang hijau memiliki daya cerna sebesar 81 (Anonimus, 1973).
Pisang mengandung karbohidrat yang mudah dicerna berupa gula sederhana (Simonds, 1966 di dalam Leki, 1982). Selain itu, pisang banyak mengandung komponen vitamin berupa vitamin A, B1 dan C (Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, 1972).
Add caption

Dari  hasil penelitian juga menemukan banyaknya kandungan bermanfaat dalam tepung talas. Di antaranya, talas memiliki jumlah lemak yang rendah, hanya sekitar 0,2 persen, serta punya kandungan serat yang cukup banyak hingga 5,3 gram. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan serat sampai 20,5 persen dalam sehari. "Kalorinya juga tidak banyak sehingga cocok kalau dibuat makanan untuk diet,”.
 Proses pembuatan tepung talas cukup sederhana dan mudah sehingga dapat dipraktekkan dalam skala rumah tangga. Adapun cara pembuatan tepung talas adalah sebagai berikut:
-    Pilih talas yang benar-benar tua akan tetapi tidak ada kerusakan seperti kebusukan dan memar-memar.
-    Gunakan jenis talas bentul, talas ketan atau talas lampung.
-    Kupas kulit talas sampai bersih.
-    Cuci bersih talas  yang telah dikupas dengan menggunakan air mengalir, kemudian tiriskan
-    Rajang-rajang tipis talas dan rendam dalam larutan (natrium metabisulfit, asam sitrat dan asam askorbat)
-    Rendam irisan talas dalam larutan air garam (1 sdt dalam 5 liter air) selama 20 menit.
-    Rendam kembali dalam larutan natrium metabisulfit (1 gram per 1 liter air) selama 20 menit, cuci kembali dengan air mengalir dan tiriskan.
-    Keringkan irisan talas diatas para-para dengan menggunakan cahaya matahari sampai kering.
-    Giling talas kering dengan menggunakan grinder.

-    Ayak tepung talas yang sudah digrinder dan kemas

Bahan-bahan Kue Lapis Talas Bogor Enak :
  • 100 gram tepung talas
  • 100 gram tepung terigu
  • 50 gram susu bubuk
  • 150 gram gula pasir
  • 4 butir telur
  • 175 gram ( dilelehkan ) margarine
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh sari pati talas
  • 100 gram butter cream
  • 100 gram keju parut 



Cara Membuat Kue Lapis Talas Bogor Enak :
  1. Pertama-tama sari pati talas , terigu , susu bubuk dan baking powder , kemudian di ayak lalu sisihkan .
  2. Kemudian kocok telur bersama gula pasir kurang lebih sekitar 15 menit hingga putih dan mengembang . kemudian tambahkan ayakan bahan-bahan tepung tadi sedikit demi sedikit sambil di aduk-aduk hingga merata . tambahkan margarin , lalu aduk-aduk lagi hingga rata .
  3. Selanjutnya siapkan loyang ukuran 25 x 10 , lalu alasi dengan kertas roti dan olesi dengan margarine , tuangkan adonan lapis talas ke dalam loyang 1/4 tinggi loyang . kemudian di kukus selama kurang lebih 15 menit sampai adonan setengah matang  .
  4. Masukkan tepung talas ke dalam sisa adonan tadi aduk hingga rata , Lalu adonan di masukan ke dalam loyang yang berisi lapisan pertama . kukus lagi hingga sekitar 30 menit atau sampai matang , angkat lalu dinginkan .
  5. Terakhir olesi permukaan kue lapis talas bogor dengan butter cream hingga rata , lalu taburi dengan keju parut , lapis bogor siap dinikmati , selesai .
http://harianresep.blogspot.com/2014/05/resep-kue-lapis.html

0 komentar:

Posting Komentar